Biar Tidak Bingung, Kenali Istilah Dokumentasi Pernikahan Ini
Saat bertemu dengan calon vendor fotografi atau videografi pernikahan, Anda mungkin akan mendengar berbagai istilah teknis yang terdengar asing. Memahami istilah-istilah dalam paket dokumentasi pernikahan akan membantu Anda menyampaikan kebutuhan dengan lebih jelas, sekaligus memastikan vendor yang Anda pilih mampu memberikan hasil sesuai ekspektasi.
Sebelum berdiskusi lebih lanjut dengan vendor pilihan Anda, mari kenali beberapa istilah dokumentasi pernikahan berikut.
🔹Full Documentation
Full documentation berarti tim dokumentasi akan merekam seluruh rangkaian acara secara menyeluruh. Gaya pengambilan gambar biasanya bersifat natural dan mengikuti jalannya acara tanpa banyak arahan.
Hasil akhirnya biasanya menyerupai video dokumenter acara dengan proses editing minimal atau tanpa banyak tambahan efek.
🔹Cinematic Video
Berbeda dengan full documentation, cinematic video lebih menekankan sisi artistik dan storytelling.
Proses pengambilan gambar biasanya menggunakan teknik sinematik, didukung proses editing dengan penambahan musik, color grading, serta storytelling visual yang lebih emosional.
Karena proses pengerjaan yang lebih kompleks, paket cinematic biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dibanding dokumentasi standar.
🔹Trailer Video
Trailer video merupakan versi singkat dari video dokumentasi utama.
Biasanya berisi highlight momen-momen penting selama pernikahan, seperti prosesi akad, first look, hingga resepsi. Durasi trailer umumnya sekitar 2–3 menit dan cocok untuk dibagikan di media sosial.
🔹Teaser Video
Mirip trailer, tapi biasanya lebih pendek lagi. Kadang cuma 30 detik – 1 menit. Biasanya dipakai buat posting cepat setelah wedding.
🔹Same-Day Edit (SDE)
Same-Day Edit adalah video yang diedit dan ditayangkan pada hari yang sama dengan hari pernikahan. Contohnya, momen akad di pagi hari akan langsung diedit oleh tim videografer dan ditampilkan saat resepsi sore atau malam hari. Proses ini membutuhkan kerja cepat dan koordinasi tim yang solid.
🔹Photo Booth
Photo booth merupakan layanan tambahan yang biasanya tersedia saat resepsi berlangsung.
Selain menjadi hiburan bagi tamu, photo booth juga memberikan kenangan seru melalui foto-foto candid dan fun. Photo booth bisa disediakan langsung oleh vendor dokumentasi atau melalui vendor terpisah.
🔹Mini Studio Backdrop Session
Mini studio backdrop session adalah sesi foto yang menggunakan background kain bermotif, tekstur, atau pola abstrak yang dipadukan dengan pencahayaan lighting profesional.
Konsep ini biasanya digunakan untuk menghasilkan foto yang terlihat clean, artistik, dan fokus pada pasangan, tanpa perlu menggunakan set dekorasi besar atau lokasi outdoor.
Dengan bantuan pengaturan lighting yang tepat, mini studio backdrop session dapat menghasilkan foto yang terlihat dramatis, elegan, dan tetap memiliki karakter visual yang kuat sesuai konsep pernikahan pasangan.
Mini studio backdrop session sering menjadi pilihan untuk sesi portrait wedding, prewedding indoor, atau foto couple formal dengan sentuhan artistik yang lebih eksklusif.
🔹 Fine Art Photography
Gaya foto yang lebih artistik, fokus ke detail, komposisi, dan estetika. Biasanya dipakai di wedding premium / luxury.
Memahami istilah-istilah ini akan membantu Anda menentukan jenis dokumentasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan konsep pernikahan Anda. Dengan begitu, komunikasi dengan vendor pun menjadi lebih mudah dan hasil dokumentasi dapat sesuai dengan harapan.
Alamat
Wedding Photography Based in Jakarta Jl. Gongseng Raya No.57A